Platform Edukasi Dua Mesin • Laboratorium Konsep Taktil Mandiri & 66 Soal Resmi TKA Pusmendik
∫x
TKA Concept Lab
Laboratorium Konsep Matematika SMA
Elemen Data dan Peluang Fondasi Awal ⏱️ ~6 menit eksplorasi

Skala Peluang 0 Sampai 1

Rasio Ruang Sampel Bagian terhadap Total Semesta

🎯
Kompetensi Resmi Pusmendik: Konsep Ruang Sampel & Peluang Teoretis
🎲 Modul 7.1 • Fondasi Teori Peluang & Ruang Sampel

Mengapa Peluang Dibatasi Tegas di Antara 0 Sampai 1?

Di dunia nyata tidak pernah ada kemungkinan bernilai -20% atau kepastian sebesar 150%. Peluang bukan sekadar angka acak, melainkan rasio matematis antara bagian kejadian target $n(A)$ terhadap keseluruhan semesta ruang sampel $n(S)$. Jika tidak ada kejadian yang memenuhi, peluangnya tepat 0. Jika seluruh semesta memenuhi, peluangnya tepat 1 (100%).

🚫 Miskonsepsi Siswa: Menghafal rumus P(A) = n(A)/n(S) hanya sebagai pembagian angka mekanis tanpa memahami keterikatan ruang semesta fisik wadah kelereng atau kupon doorprize.
Peluang kejadian $A$ dan komplemennya (kejadian bukan $A$) selalu berjumlah mutlak 1: $P(A) + P(A') = 1$.

🔬 Laboratorium Toples Kelereng & Meteran Probabilitas

Ubah komposisi kelereng di dalam toples dan saksikan jarum skala peluang bergeser real-time.

Total Semesta n(S) = 10 kelerengSkala Peluang Terambil Kelereng Biru P(Biru)0.0 (Mustahil)0.250.50 (50-50)0.751.0 (Pasti)40%Rasio Ruang Sampel:P(Biru) = 4 / 10 = 0.40
Target Biru (A): 4 kelereng
Kuning (Bukan A): 4 kelereng
Merah (Bukan A): 2 kelereng
Peluang Teoretis P(A) 40.0% 4 dari total 10 kelereng
Peluang Komplemen P(A') 60.0% 1 - P(A) = 100% - 40%
Frekuensi Empiris (Uji Acak) - Klik tombol "Ambil Kelereng"

🧭 3 Langkah Menemukan Sifat Skala Peluang

1 Batas Bawah: n(A) = 0 (Mustahil)

Geser slider kelereng biru ke 0. Jarum meteran menunjuk tepat ke 0. Karena tidak ada kelereng target di dalam toples, peluang terambilnya adalah $0 / n(S) = 0$.

2 Batas Atas: n(A) = n(S) (Pasti)

Nolkan kelereng kuning dan merah. Kini seluruh isi toples adalah biru. Jarum menunjuk tepat ke 1 (100%). Peristiwa ini dijamin pasti terjadi setiap kali pengambilan.

3 Hukum Komplemen: P(A) + P(A') = 1

Kelereng yang terambil hanya punya dua nasib: "berwarna biru" ATAU "bukan biru". Karena kedua kemungkinan ini mencakup seluruh semesta tanpa sisa, jumlah peluangnya selalu tepat 1.

Jembatan Aljabar Formal: Aksioma Probabilitas Kolmogorov
Definisi Peluang Teoretis
0≤P(A)≤10 \le P(A) \le 1
P(A)=n(A)n(S)=410=0.40P(A) = \frac{n(A)}{n(S)} = \frac{4}{10} = 0.40

Peluang adalah perbandingan ukuran himpunan bagian terhadap ruang sampel semesta.

Peluang Kejadian Komplemen (Bukan A)
P(A′)=1−P(A)P(A') = 1 - P(A)
P(Bukan Biru)=1−0.40=0.60P(\text{Bukan Biru}) = 1 - 0.40 = 0.60

Gunakan komplemen ketika menghitung "minimal satu" atau kejadian sebaliknya yang lebih mudah dihitung.

🎯 Uji Model Mental Mandiri

Toples 4 Biru dan 6 Kuning: Berapa Peluang Terambil Kelereng Hijau dan Bukan Biru?

Sebuah toples hanya berisi 4 kelereng biru dan 6 kelereng kuning (total 10 kelereng). Satu kelereng diambil secara acak.

🎯 Buktikan Nalarmu di Bank Soal Resmi TKA Pusmendik

Konsep ruang sampel dan rasio kejadian diuji langsung pada soal pemilihan acak kamar hotel (#1) dan undian doorprize tiket pesawat internasional (#2).

Butuh pendampingan konsep lebih intensif?
Bedah soal & diskusi langsung dalam kelompok kecil 3–4 siswa (90 menit).
💬 Tanya Mas Tutor di WhatsApp
🎯 Jembatan Asesmen Resmi Pusmendik

Uji Konsep Ini Langsung pada Soal Resmi TKA

Terapkan pemahaman yang baru saja kamu buktikan di lab ini untuk menyelesaikan butir soal asesmen resmi Pusmendik.

Ingin pendampingan konsep lebih dalam bersama Mas Tutor?
Diskusikan kesulitan belajar dan bedah soal non-rutin dalam kelompok kecil 3–4 siswa (90 menit).
💬 Tanya di WhatsApp